10 Cara Mengubah Perilaku Pasangan


10 Cara Mengubah Perilaku Pasangan
ilustrasi (Skimon.com)
Ada kalanya seorang suami mendapati istrinya memiliki perilaku buruk. Atau sebaliknya, sang istri yang menjumpai suaminya melakukan perbuatan negatif.

Tentu sebagai suami atau istri yang baik, ia ingin mengubah perilaku buruk pasangannya tersebut. Bagaimana cara efektif mengubah perilaku pasangan agar tidak malah timbul hal yang kontraproduktif? Berikut ini 10 cara yang direkomendasikan Dr. Akram Ridha:

  1. Memulai dengan menyebut kebaikan dan sisi-sisi positif pasangan
  2. Atur sikap dan kata-kata agar tak ada kesan meremehkan, menjatuhkan, atau merendahkan pasangan. Terlebih jika yang memiliki perilaku negatif adalah suami sebagai seorang imam dalam rumah tangga.
  3. Mendeskripsikan hasil atau perilaku yang ingin dicapai, bukan menyalahkan pasangan. Jangan katakan “Apa-apaan semua kemarahan dan sikap emosional ini” tetapi katakanlah “Mari kita bersikap tenang dan mendinginkan kepala”
  4. Menghindari kata-kata yang ambigu dan multi-tafsir
  5. Menghindari membanding-bandingkan dengan orang lain, apalagi orang yang bisa membuatnya tersinggung dan cemburu
  6. Mengemukakan potensi postifi dirinya yang jika dioptimalkan akan mengeliminir perilaku negatif tersebut
  7. Lakukan semua enam poin di atas dalam kondisi berdua, personal dan tidak melibatkan pihak lain
  8. Pilih waktu, tempat dan suasana yang tepat
  9. Gunakan kata-kata yang halus dan penuh kasih sayang
  10. Jadikan ayat ini sebagai pedoman:

وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ . وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ . وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejelekan. Tolaklah (kejelekan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba antara kamu dan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar, dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Fushilat: 34 – 36)

Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber : webmuslimah.com
CAR,HOME DESIGN,HOSTING,HEALTH,SEO